Search This Blog

Translate

Friday, December 3, 2021

DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN TELUK WONDAMA SELENGGARAKAN KEGIATAN PELATIHAN PENGELOLAAN DESA WISATA DI PULAU RUMBERPON

"Pantai Pasir Putih di Kampung Yembekiri indah tapi perlu dibersihkan agar bisa menjadi daya tarik wisata," hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Teluk Wondama, Bpk. Christian S. Mambor, S.Hut. di aula Gereja Ora et Labora dalam Kegiatan Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata di Kampung Yembekiri yang berlangsung dari tanggal 2-4 Desember 2021. 

Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata di 
Kampung Yembekiri, Distrik Rumberpon

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa pemandangan pulau dan pantai di Purup sangat indah sehingga sudah pasti wisatawan mau ke sana. 

Agar wisatawan bisa tinggal lebih lama di Purup maka Pemkab Teluk Wondama  akan membangun rumah wisata di pulau itu. 

Wisatawan yang berkunjung ke Wondama memerlukan makanan dan minuman serta jasa pengantaran dengan perahu motor. Hal ini membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Akademisi Universitas Papua Bpk. Yansen Saragih, S.S., M.Par. sedang memberikan pelatihan tentang Desa Wisata Dalam Sistem Kepariwisataan

Bisnis jasa lingkungan adalah bisnis yang sangat menjanjikan sehingga warga bisa memperoleh penghasilan dengan tetap menjaga kelestarian alam. 

Dalam pelatihan ini, akademisi dari Universitas Papua, Bpk. Yansen Saragih, S.S., M. Par., memberikan pemaparan tentang manfaat ekonomi dari perjalanan wisata. Wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Teluk Wondama akan mengeluarkan uang mereka ketika memanfaatkan jasa transportasi, akomodasi serta pembelian makanan dan cendera mata di kampung-kampung yang dikunjungi.

Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta dari 7 kampung yang ada di Distrik Rumberpon yakni Yembekiri 1, Yembekiri 2, Watitindau, Yari-yari, Yomakan, Isenebuai, dan Iseren. 

Pelatihan ini menyajikan sejumlah materi antara lain: Kebijakan dan Program Pembangunan Kepariwisataan Daerah, Desa Wisata Dalam Sistem Kepariwisataan, Membangun Masyarakat Desa Sadar Wisata Melalui Sapta Pesona, Membangun Kelembagaan Pengelolaan Desa Wisata, Pengembangan dan Pengelolaan Produk Pariwisata Berbasis Masyarakat, Pengelolaan Desa Wisata Pada Masa Penanganan Corona. Di samping itu pula, dalam pelatihan ini para peserta diajak berdiskusi untuk mengevaluasi praktik pengelolaan desa wisata serta kunjungan lapangan dengan topik Pengelolaan Desa Wisata Berdaya Saing dan Berkelanjutan. CR-DPDHPIPB

No comments:

Post a Comment